KEAKSARAAN USAHA MANDIRI UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan keaksaraan fungsional , Tim Penggerak PKK mengadakan program keaksaraan Usaha Mandiri . Program bantuan Keaksaraan Usaha Mandiri ini adalah sebagai wujud peran serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Wonosobo didalam mempertahankan para warga belajar Keaksaraan Fungsional untuk dapat mempertahankan kemampuan membaca , menulis dan berhitung serta dapat memiliki ketrampilan usaha untuk meningkatkan kesejahteraannya. Kegiatan yang merupakan program kerja Pokja II Kabupaten Wonosobo ini dibiayai dari Dinas Pendidikan pusat dengan jangka waktu pendidikan selama 3 bulan. Untuk memonitor dan mengevalauasi program KUM, TP PKK yang dimotori langsung oleh Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Wonosobo NY.AINA KHOLIQ ARIF secara kontinyu mengadakan monitoring untuk melihat sejauh mana perkembangan warga belajar serta kendala dan hambatan yang dihadapi. Adapun jadwal monitoring yang telah dilaksanakan antara lain :
1. 1.Pada tanggal 13 April 2010 di Kelompok PBA Desa Serang dan Desa Sigedang Kecamatan Kejajar dengan hasil pelatihan tata boga berupa aneka macam kue baik kue kering maupun kue basah dengan bahan bahan tradisional.Dalam monitoring tersebut juga di tes seberapa kemampuan warga belajar dalam membaca resep serta memprediksi kebutuhan bahan untuk menghitung keuntungan serta resiko kerugian.
2. Pada tanggal 16 April 2010 mengadakan monitoring ke Desa Candiyasan Kecamatan Kertek , dengan hasil pelatihan pembuatan kerajinan dari anyaman bambu , pembuatan pupuk organic cair dan padat serta pelatihan tata boga.
Lampu Monas hasil pelatihan KUM Desa Candiyasan
Pupuk Organic Hasil Pelatihan KUM Desa Candiyasan
Dengan terselenggaranya program pendidikan keaksaraan usaha mandiri ini diharapkan para warga belajar mampu meningkatkan kemampuan baca tulis dan berhitung serta ketrampilan / kecakapan hidup dan berusaha mandiri dan meningkatkan kemampuan keaksaraan untuk meningkatkan penghasilan keluarga.
MONITORING DAN EVALUASI POS PAUD

- Tim Penggerak PKK Kabupaten Wonosobo mengadakan Evaluasi dan Monitoring Pos pos PAUD hasil rintisan PKK di Kabupaten Wonosobo. Monitoring dilakukan sebagai langkah untuk menilai program yang telah dilaksanakan dan untuk melihat perkembangan sarana , tenaga pendidik dan yang lebih utama adalah kondisi anak anak di pos PAUD. Di Tahun 2010 ini telah dilaksanakan dua kali monitoring dan evaluasi antara lain pada tanggal 10 Feburari 2010 di Pos PAUD Harapan Bangsa Desa Kaligowong Kecamatan Wadaslintang dan pada tanggal 18 Februari 2010 di Pos PAUD Harapan Bunda Desa Wulungsari Kecamatan Selomerto. Monitoring dan evaluasi dimotori langsung oleh Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Wonosobo Ny. AINA Kholiq Arif dan Pokja II TP PKK Kabupaten Wonosobo.
PELATIHAN ORIGAMI DAN KIRIGAMI
Dalam rangka meningkatkan dan menumbuhkembangkan kreativitas Kader pos PAUD dan sebagai pengejawantahan program kerja Pokja II PKK Kabupaten Wonosobo , Tim Penggerak PKK Kabupaten Wonosobo mengadakan kegiatan Pelatihan Origammi dan Irigami di Pendopo Belakang Kabupaten Wonosobo. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu , 27 Mei 2009 bermaksud memberikan pelatihan tentang cara melipat dan mnggunting kertas sebagai bahan pengajaran untuk tingkat Anak Usia Dini dengan sasaran para pengajar / pendidik di Pos Pos Paud Binaan PKK yang tersebar dibeberapa desa wilayah Kecamatan. Kegiatan yang difasilitatori Himpaudi ini dibuka secara langsung oleh Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Wonosobo Ny. AINA KHOLIQ ARIF. Dalam sambutannya beliau menghimbau agar dengan adanya pelatihan ini diharapkan para Kader Pos PAUD dapat meningkatkan kreativitasnya untuk mendidik anak usia dini serta memberikan stimulan bagi perkembangan sensor motorik anak didiknya.
PROGRAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
TERINTRGRASI POSYANDU
Dalam upaya mengimplementasikan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyebutkan bahwa pendidikan anak usia dini ( PAUD ) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai usia 6 tahun melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.Pendidikan Anak Usia Dini merupakan pedidikan yang sangat mendasar dan sangat menentukan bagi perkembangan anak usia 0 – 6 tahun di kemudian hari.
Usia dini merupakan masa emas perkembangan manusia.masa itu terjadi lonjakan luar biasa pada perkembangan anak yang tidak terjadi pada periode berikutnya. Para ahli menyebutnya sebagai usia emas perkembangan, karena pada umur anak 0-6 tahun otak tumbuh mencapai 90 % dan umur 0-8 tahun. Betapa pentingnya masa ini, namun perlu diingat masa ini juga masa yang sangat kritis (secara fisik lemah, sehingga mudah sakit, secara psikis ia mudah menyerap sumua yang dialaminya.
Selain itu, dari penelitian para ahli otak, ternyata pada anak usia 0-8 tahun, otak akan anak berfungsi terlebih dahulu, sehingga cara belajar anak usia ini harus menggunakan fungsi otak kanannya yaitu : MENYANYI, BERCERITA, MENGGAMBAR, BERMAIN dan EKSPLORASI. Jika hal ini tidak terpenuhi, maka dampaknya dikemudian hari membuat anak tidak suka belajar.
Untuk melejitkan potensi tumbuh kembang otak tersebut, setiap anak membutuhkan asupan gizi, perlindungan kesehatan, pengasuhan dan rangsangan pendidikan sesuai dengan perkembangan anak. Selama ini, diluar rumah peran tumbuh kembang anak melaui pemantauan gizi dan kesehatan anak dilakukan di Posyandu atau Puskesmas. Namun bagaimana dengan perkembangannya, yang dipenuhi melalui pendidikan ?.

Rangsangan pendidikan di luar rumah sudah dapat dimulai setelah anak berusia 6 bulan bahkan sejak usia 3 bulan. Sayang layanan anak seusia ini keberadaannya terbatas. Kalaupun ada, belum tentu terjangkau masyarakat. Oleh karena itu diperlukan bentuk layanan Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) alternatif yang lebih terjangkau dalam satuan PAUD sejenis. Satuan PAUD sejenis (SPS) ini dalam UU Sisdiknas no. 20 Tahun 2003 disebut sebagai bentuk lain yang sederajat. Salah satu bentuknya adalah layanan PAUD yang diintegrasikan dengan Program Bina Keluarga Balita (BKB) dan Pos PAUD diperuntukkan bagi masyarakat yang belum siap mengikutsertakan anaknya dalam layanan PAUD yang lebih intensif, baik karena alasan kerepotan mengantar, ekonomi, maupun masih rendahnya kesadaran orang tua
Data lembaga Pos PAUD yang dirintis dan dikelola Tim Penggerak PKK Kabupaten Wonosobo sampai dengan Tahun 2008 sebanyak 24 Pos PAUD yang tersebar di beberapa kecamatan
Daftar nama Pos PAUD rintisan PKK
1. Pos PAUD Harapan Bunda Desa Wulungsari Kecamatan Selometo
2. Pos PAUD Mekarsari Desa Grugu Kecamatan kaliwiro
3. Pos PAUD Pinguin Desa Kapencar Kecamatan Kertek
4. Pos PAUD Melati Desa Wonokampir Kecamatan Watumalang
5. Pos PAUD Az Zahro Desa Jengkol Kecamatan Garung
6. Pos PAUD Ngudi Rahayu Desa Panerusan Kecamatan Wadaslintang
7. Pos PAUD Lestari Desa Wadaslintang Kecamatan Wadaslintang
8. Pos PAUD Tunas Harapan Desa Tirip Kecamatan Wadaslintang
9. Pos PAUD Harapan bangsa Desa Kaligowong Kecamatan Wadaslintang
10. Pos PAUD Arrasyid Desa Ngalian Kecamatan Wadaslintang
11. Pos PAUD Asri Kelurahan Andongsili Kecamatan Mojotengah
12. Pos PAUD Mutiara Bunda Desa Candirejo Kecamatan Mojotengah
13. Pos PAUD Permata Hati Desa Bumirejo Kecamatan Mojotengah
14. Pos PAUD Cahaya Ilmu Desa wonokromo Kecamatan Mojotengah
15. Pos PAUD Zadul Ma’ad Kelurahan kalibeber kecamatan Mojotengah
16. Pos PAUD Rindang Kasih Kelurahan Kepil Kecamatan kepil
17. Pos PAUD Mutiara Bunda Desa Kapulogo Kecamatan kepil
18. Pos PAUD Kasih Ibu Desa Bener Kecamatan Kepil
19. Pos PAUD Mutiara Hati Desa Rejosari Kecamatan kepil
20. Pos PAUD Rindang Kasih Desa Ropoh Kecamatan kepil
21. Pos PAUD Mutiara Bangsa Desa Besani Kecamatan Leksono
22. Pos PAUD Putra sari Desa Jonggolsari Kecamatan Leksono
23. Pos PAUD Tunas Harapan Bangsa Desa Timbang Kecamatan Leksono
24. Pos PAUD Harapan Bangsa Desa Kalimendong Kecamatan Leksono
-



Pokja II

