PKK Kabupaten Wonosobo

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Pokja III

Pokja III

E-mail Cetak PDF

 

GERAKAN PEREMPUAN TANAM, TEBAR DAN PELIHARA

 

Bersamaan dengan kegiatan pencanangan One Man One tree Tim Penggerak PKK Kabupaten Wonosobo melaksanakan Gerakan Tanam, Tebar dan Pelihara tahun 2009 dengan sasaran Tim Penggerak PKK Kabupaten, Kecamatan, Desa/Kelurahan, GOW, Dharma Wanita Persatuan yang dipusatkan di Desa Sojopuro Kecamatan Mojotengah.

Adapun total jumlah pohon 39.600 batang terdiri 7.000 batang pohon mangga, 10.000 batang pohon durian, 12.500 batang pohon petai, 4.000 batang pohon sukun, 2.000 batang pohon mahoni, 2.500 batang pohon suren, 500 batang pohon jabon, 1.000 batang pohon saman, sedang tebar bibit ikan berjumlah 7.500 bibit ikan nila dan lele.

Sebagai tindaklanjut gerakan tanam, tebar dan pelihara juga dilaksanakan penanaman bibit tanaman obat keluarga ( TOGA ) sejumlah 1.600 bibit terdiri dari jahe merah dan kunir putih di 15 Kecamatan.

 

 

LOMBA MASAK SERBA IKAN

PROVINSI JAWA TENGAH

 

Untuk hidup sehat, aktif, cerdas dan produktif, setiap individu harus mengkonsumsi aneka ragam pangan secara seimbang, baik berasal dari pangan sumber karbohidrat, protein (nabati dan hewani) serta vitamin dan mineral, karena tidak ada satupun bahan pangan yang mempunyai kandungan gizi yang lengkap.

Ikan sebagai salah satu pangan sumber protein hewani sering disebut sebagai makanan kecerdasan karena mengandung asam lemak tak jenuh omega-3 yang mampu meningkatkan kecerdasan serta menjadikan tubuh sehat dan kuat.

Tujuan dilaksanakan lomba tersebut adalah :

1.      Meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi pangan yang bergizi, berbahan baku ikan untuk dapat meningkatkan kualitas.

2.      Mendorong dan meningkatkan jat untuk kreatiifitas masyarakat untuk menyusun dan menciptakan menu berbahan baku ikan sesuai potensi sumberdaya wilayah.

 

Jenis lomba :

Menyajikan hidangan makan siang untuk catur warga yang terdiri dari ayah, ibu dan dua anak balita dimana salah satu lauk berbahan dasar ikan dimasak di tempat lomba.

 

 

 

 

PELATIHAN PENGELOLAAN PANGAN

YANG BERAGAM, BERGIZI, BERIMBANG DAN AMAN ( B2SA )

KABUPATEN WONOSOBO

 

Seiring dengan laju pertumbuhan penduduk makan permasalahan pangan akan menjadi hal yang sangat serius untuk mendapat perhatian. Kondisi tersebut diperberat dengan pola konsumsi pangan masyarakat yang masih tertumpu pada pangan pokok beras.

Pengan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia dalam upaya peningkatan mutu sumberdaya manusia. Kualitas sumberdaya manusia. Kualitas sumberdaya manusia dan kehidupan masyarakat pada umumnya dipengaruhi oleh keadaan gizinya. Keadaan gizi pada dasarnya ditentukan oleh konsumsi pangan dan kemampuan tubuh dalam menggunakan zat gizi. Konsumsi zat gizi pada umumnya dipengaruhi oleh kebiasaan makan masyarakat, dan pengenalan berbagai jenis makanan akan menumbuhkan kebiasaan penganekaragaman pangan sejak kecil.

 

Dalam upaya meningkatkan sumberdaya manusia, meningkatkan wawasan dan kreatifitas dalam pengolahan pangan yang beragam, bergizi, berimbang dan aman serta diversifikasi konsumsi pangan lokal dan memasyarakatkan pangan lokal, Tim Penggerak PKK Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Pangan Beragam, bergizi, Seimbang dan aman (B2SA) Kabupaten Wonosobo pada tanggal  20 Juni 2009 di Pendopo Belakang Kabupaten Wonosobo.

Sasaran  :             - Tim Penggerak PKK Kecamatan

-    Gabungan Organisasi Wanita

-    Dharma Wanita Persatuan

Tujuan  :

-          Untuk meningkatkan pengetahuan dan kreatifitas dalam pengelolaan bahan pangan lokal non beras dan terigu yang beragam, berigizi, berimbang dan aman.

-          Adanya inovasi-inovasi baru dalam pengolahan bahan pangan lokal

-          Percepatan diversifikasi pangan lokal.

-          Menyadarkan masyarakat agar dgn sukarela dan kemampuanya sendiri melaksanakan diversifikasi pangan dan meningkatkan pengetahuannya

 

 

 

 

 

 

 

Kata Mutiara

Ada hal-hal yang sangat ingin anda dengar tetapi tidak akan pernah anda dengar dari orang yang anda harapkan untuk mengatakannya. Namun demikian janganlah menulikan telinga untuk mendengar dari orang yang mengatakannya dengan sepenuh hati.